2 Juta Doang, Seminggu di Bangkok

08.41 Unknown 1 Comments



Akhirnya saya berkesempatan untuk liburan ke Bangkok, ini pertama kalinya loh mandiri sendiri enggak bareng keluarga ke luar negeri, kali ini liburannya bareng temen kampus. Saya membeli tiket pesawat 3 bulan sebelum perjalanan, lalu memilih tanggal liburan setelah Ujian Akhir Semester, dan pas banget pas Ujian Akhir Semesternya lagi susah dan bikin stres. 

Setelah hunting dan riset harga penerbangan Pergi- Pulang Jakarta- Bangkok, saya memilih membeli tiket di maskapai penerbangan Tiger Air seharga Rp. 1.620.000 PP

Thai Tea 30THB
Untuk penginapan  saya memilih Apartemen karena kami ber-lima dan belibur selama delapan hari tujuh malam ala tas ransel, jadi saya mencari penginapan dan memesan secara online di Airbnb, saya sempat ragu mencari tempat penginapan di airbnb karna pernah ada orang indonesia ditipu ternyata rumahnya tidak ada dan dicancel tiba- tiba. Tapi berdoa aja, ternyata saya mendapatkan tuan rumah yang ramah, tempat yang nyaman dan murah meriah.

Namanya Phern, karna dia tinggal di Singapura yang mengelola dan menyambut kami di rumahnya adalah pengurus apartemen. Pengurus apartemen hingga penjaga apartemennya sangat ramah sekali tapi sayang enggak bisa bahasa inggris jadi setiap ingin meminta bantuan pakai bahasa isyarat. Apartementnya dari luar terlihat kecil tapi ternyata ruanganya sangat lebar (lebih lebar dari Margonda Residen), terdapat 2 Kamar, 1 Kamar mandi, Dapur, Meja Makan, Ruang TV, Mesin Cuci, Colokan, dan lain- lain. Selama 8H7M, saya mendapatkan harga Rp. 3.000.000 dan dibagi lima orang masing- masing membayar Rp. 600.000.
Bandara Changi

Stasiun MRT

Untuk uang saku saya berencana menukar Rp. 2jt untuk Bath dan Rp. 1jt untuk dollar (karna harus singgah dulu ke Changi selama 11 jam takutnya lapar). Bagi saya uang Rp. 3jt sudah cukup untuk belanja, transportasi dan makan 2 kali sehari dalam seminggu, mungkin karena jalannya bergrup jadi uang makan bisa patungan. Lebih baik jika ke Bangkok bawa uang dollar ketimbang rupiah, karna saya menukar money changer  di bangkok nilai tukar Rupiah sangat jatoh, lalu kalau ingin jalan- jalan di Bangkok sekarang lebih mudah dengan Grab ataupun Uber (yah, tapi maklumin aja supirnya enggak bisa ngomong bahasa inggris) tapi sekali- sekali boleh lah naik BTS atau MRT, norak naik kereta yang bagus banget, menurut saya kalah sama yang ada di Jakarta, tapi tiketnya lebih murah kereta Jabodetabek.




1 komentar:

  1. Titanium Bars & Bars - Sports Betting and
    ‎Titanium Bars ecm titanium & Bars. Sports Betting and Lotto Games titanium pans · ‎Dining and Activities · titanium flashlight ‎Gaming Activities · ‎Contact ti89 titanium calculator Us · ‎About · titanium plate flat irons ‎Contact Us

    BalasHapus